BLOK YANG BERISI KARYA MUH ABDUL LATIF

Sabtu, 26 Maret 2016

Cerita Mengunggah Hati ( TAMPA JUDUL)

Cerita tampa judul




Di sebuah desa ada sepasang suami istri yang sangat berharap di berikan momongan oleh tuhan nya, sudah lama mereka mengharapkan momomgan dan kini pernikahan nya sudah berumur sepuluh tahun, dan belum di anugrahi seorang anak.
                Sepasang suami istri ini sangat patuh dan taat kapada tuhannya, mereka menganggap semua masalah itu cobaan dari tuhan nya, dan meraka percaya bahwa tuhan nya tidak akan memberikan mereka cobaan yang meraka sendiri tidak bias menanggung nya.
                Suatu ketika sang suami sedang mencari napkah dengan berniaga dia menjual buah buahan di pasar, saat itu dia bertemu dengan seorang kakek kakek yang berkata padanya “hai anak muda boleh aku meminta buah mu, karna aku belum makan dari kemarin sore nak” dan dia pun menjawabnya dengan suara yang lembut “iya kek ambillah sebutuhnya”dia megucapkan nya dengan penuh keihlasan, dan kakek itu berkata kepadanya “aku tidak pernah bertemu dengan seorang ang baik seperti mu di jaman yang saat ini semua memikirkan tentang uang “ den dia pun menjawab “demi tuhan aku tidak memikirkan uang, untuk apa uang itu kalok tuhanku tidak meridoinya” kakek itu pun terdiam dan tersenym selaku mejawab “begitu baiknya hatimu kepada sesama mu dan begitu patuhnya kamu kepada tuhan mu, dan semoga engkau di beri anak yang soleh sama seperti mu”mendengar kakek itu dia pun terdiam dan bartanya Tanya “kenapa kakek itu tau “saat dia hedak menoleh ke kakek itu ternyata kakek itu sudah tidak ada di hadapanya lagi.
                Sepulangnya dari pasar  dia langsung pulang ke rumah dan menceritakan semua kejadian tadi kepada isteri nya , istrinya pun heran kenapa kakek itu bisa tau dengan keadaannya saat itu diapun seraya berkata pada sang suami “munkin ini suatu tanda “setelah semua itu mereka pun tidur di dalam tidurnya san suami bermimipi di dating oleh seseorang seraya berkata kepadanya “wahai seorang muslim yang taat kepada tuhannya bangunlah dan dengarkan aku berkata , sesungguhnya allah telah mengujimu dengan coaban yang sangat besar dan engakau menjalankannya dengan penuh ke ihklasan dan malam ini allah menjawab semua doa mu “ setelah itu sang suami pun terbangun dan bertanya Tanya tentang mimpinya ia pun beranjak bangun mengambil air uduk mengrjakan solat , dalam sholatnya ia mengadukan tentang mimpinya kepada tuhannya dalam doanya ia berkata “ ya allah ya tuhanku apa ini petunjuk darimu semoga apa yang dikatak seorang yang datang di dalamnya mimpiku akan menjadi kenyataan amin “.
                Pada pagi harinya  sang istri muntah muntah bolak balik ke kamar mandi kemudian sang istri memanggil suaminya “mas, mas, mas “ sambil memegang kepalanya, dak lama sang suami pun masuk dan menghampiri istrinya yang kelihatan lemas dan pucat, sang suami sangat panik melihat  istrinya, dia langsung membawa istrinya ke rumah sakit,dia sangat cemas dengan kedaan, setelah itu suster menghampirinya dia mengatakan “pak di tunggu di ruang dokter” sang suami bergegas langsuang menuju dokter  seraya berkata “dokter gimana keadaan istriku apa dia baik baik saja” dokter pun menjawab “selamat ya pak istri anda hamil sudah dua bulan “ dalam hati ia mengatakan ai sangat bersukur dan mulai berkata “ apa airtiku baik baik saja dokter “ dokter mnejawab “istri bapak baik baik saja akan tetapi mulai sekarang beliau harus mengurang pekerjaannya dan banyak istirahat “ sang suami berkata” terima kasih pak boleh saya membawa istri saya pulang “dokter pun menjawab “ya pak “ia lalu bergegas menuju istrinya, sesampainya di depan istrinya ia memeluk, sang istri pun bertanya “mas ada apa “ sang suamipun menjawab”selamat ya istriku engkau telah megandung anak ku “san sitripun menangis balam kebahagiannya dan berkata “ allhamdulillah ya allah engkau telah menjawab doaku”
                Sembilan bulan kemudian istrinya pun malahirkan anak laki laki yang sangat lucu, kebahagian sangat melimpah dan sepasang suami istri ini pun tidak henti hentinya bersukur atas kenikmatan yang di berikan tuhan kepadanya, tahun demi tahun merak lewati dengan kehidupan sederhan dan anak itu tumbuh dengan sipat kedua orang tuanya yaitu taat kepada tuhan dan sabar menghadapi cobaan .

Selesai






Saya menunggu masukan dari anda tentang judul cerita di atas mengkin masukan dari anda lebih baik dari pada judul yang ada di otakku saat ini

0 komentar:

Posting Komentar

Total Pageviews

Muhammad Latif. Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini

Pages

Followers

Weekly most viewed