Cerita tampa judul
Di sebuah desa ada sepasang suami istri yang sangat berharap
di berikan momongan oleh tuhan nya, sudah lama mereka mengharapkan momomgan dan
kini pernikahan nya sudah berumur sepuluh tahun, dan belum di anugrahi seorang
anak.
Sepasang
suami istri ini sangat patuh dan taat kapada tuhannya, mereka menganggap semua
masalah itu cobaan dari tuhan nya, dan meraka percaya bahwa tuhan nya tidak
akan memberikan mereka cobaan yang meraka sendiri tidak bias menanggung nya.
Suatu
ketika sang suami sedang mencari napkah dengan berniaga dia menjual buah buahan
di pasar, saat itu dia bertemu dengan seorang kakek kakek yang berkata padanya
“hai anak muda boleh aku meminta buah mu, karna aku belum makan dari kemarin
sore nak” dan dia pun menjawabnya dengan suara yang lembut “iya kek ambillah
sebutuhnya”dia megucapkan nya dengan penuh keihlasan, dan kakek itu berkata
kepadanya “aku tidak pernah bertemu dengan seorang ang baik seperti mu di jaman
yang saat ini semua memikirkan tentang uang “ den dia pun menjawab “demi tuhan
aku tidak memikirkan uang, untuk apa uang itu kalok tuhanku tidak meridoinya”
kakek itu pun terdiam dan tersenym selaku mejawab “begitu baiknya hatimu kepada
sesama mu dan begitu patuhnya kamu kepada tuhan mu, dan semoga engkau di beri
anak yang soleh sama seperti mu”mendengar kakek itu dia pun terdiam dan
bartanya Tanya “kenapa kakek itu tau “saat dia hedak menoleh ke kakek itu
ternyata kakek itu sudah tidak ada di hadapanya lagi.
Sepulangnya
dari pasar dia langsung pulang ke rumah
dan menceritakan semua kejadian tadi kepada isteri nya , istrinya pun heran
kenapa kakek itu bisa tau dengan keadaannya saat itu diapun seraya berkata pada
sang suami “munkin ini suatu tanda “setelah semua itu mereka pun tidur di dalam
tidurnya san suami bermimipi di dating oleh seseorang seraya berkata kepadanya
“wahai seorang muslim yang taat kepada tuhannya bangunlah dan dengarkan aku
berkata , sesungguhnya allah telah mengujimu dengan coaban yang sangat besar
dan engakau menjalankannya dengan penuh ke ihklasan dan malam ini allah
menjawab semua doa mu “ setelah itu sang suami pun terbangun dan bertanya Tanya
tentang mimpinya ia pun beranjak bangun mengambil air uduk mengrjakan solat ,
dalam sholatnya ia mengadukan tentang mimpinya kepada tuhannya dalam doanya ia
berkata “ ya allah ya tuhanku apa ini petunjuk darimu semoga apa yang dikatak
seorang yang datang di dalamnya mimpiku akan menjadi kenyataan amin “.
Pada
pagi harinya sang istri muntah muntah bolak
balik ke kamar mandi kemudian sang istri memanggil suaminya “mas, mas, mas “
sambil memegang kepalanya, dak lama sang suami pun masuk dan menghampiri
istrinya yang kelihatan lemas dan pucat, sang suami sangat panik melihat istrinya, dia langsung membawa istrinya ke
rumah sakit,dia sangat cemas dengan kedaan, setelah itu suster menghampirinya
dia mengatakan “pak di tunggu di ruang dokter” sang suami bergegas langsuang
menuju dokter seraya berkata “dokter
gimana keadaan istriku apa dia baik baik saja” dokter pun menjawab “selamat ya
pak istri anda hamil sudah dua bulan “ dalam hati ia mengatakan ai sangat
bersukur dan mulai berkata “ apa airtiku baik baik saja dokter “ dokter
mnejawab “istri bapak baik baik saja akan tetapi mulai sekarang beliau harus
mengurang pekerjaannya dan banyak istirahat “ sang suami berkata” terima kasih
pak boleh saya membawa istri saya pulang “dokter pun menjawab “ya pak “ia lalu
bergegas menuju istrinya, sesampainya di depan istrinya ia memeluk, sang istri
pun bertanya “mas ada apa “ sang suamipun menjawab”selamat ya istriku engkau
telah megandung anak ku “san sitripun menangis balam kebahagiannya dan berkata
“ allhamdulillah ya allah engkau telah menjawab doaku”
Sembilan
bulan kemudian istrinya pun malahirkan anak laki laki yang sangat lucu,
kebahagian sangat melimpah dan sepasang suami istri ini pun tidak henti
hentinya bersukur atas kenikmatan yang di berikan tuhan kepadanya, tahun demi
tahun merak lewati dengan kehidupan sederhan dan anak itu tumbuh dengan sipat
kedua orang tuanya yaitu taat kepada tuhan dan sabar menghadapi cobaan .
Selesai
Saya menunggu masukan dari anda tentang judul cerita di atas
mengkin masukan dari anda lebih baik dari pada judul yang ada di otakku saat
ini

0 komentar:
Posting Komentar